Skip to main content

PostgreSQL | Set Default Output Data Binary/ByteA PostgreSQL 9.x

Hari ini saya sedang melakukan pengecekan salah satu modul pekerjaan saya, yakni penyimpanan data image (binary/bytea) ke dalam database PostgreSQL (saya menggunakan PostgreSQL 9.1.6 pada Ubuntu 12.04).
Ternyata setelah dilakukan pengujian retrieval data gambar menjadi kacau, file image hasil generate dari database tidak sesuai dengan image asli yang datanya disimpan ke dalam database.

Setelah googling, saya menemukan petunjuk bahwa hal ini terjadi karena default output data binary pada PostgreSQL 9.1.6 mempunyai format hex.

Untuk mengatasi hal tersebut kita bisa melakukan alter pada database yang bersangkutan dengan perintah sebagai berikut (perintah dilakukan pada psql prompt bukan bash prompt linux/Ubuntu):

database=> ALTER DATABASE database SET bytea_output TO 'escape';


Namun kekurangan perintah tersebut adalah kita harus melakukan alter pada semua database yang kita miliki.
Hal ini tentu sangat merepotkan bila database yang ada jumlahnya cukup banyak.

Untuk mengatasi hal ini kita bisa mengedit konfigurasi PostgreSQL (postgresql.conf) dengan cara sebagai berikut:

sudo nano /etc/postgresql/9.1/main/postgresql.conf


lokasi file tergantung pada cara sahabat menginstall PostgreSQL dan silahkan pilih text editor yang anda sukai (di sini saya menggunakan nano).
Saya melakukan instalasi PostgreSQL dari Ubuntu Repository, sehingga secara default file postgresql.conf terletak pada folder /etc/postgresql/[versi]/main.

dari editor nano kemudian lakukan pencarian kata 'bytea_output' dengan cara menekan kombinasi tombol CTRL-W :


#bytea_output = 'hex'                 # hex, escape


Di situ terlihat bahwa konfigurasi bytea_output masih dicomment.
Untuk meng-uncomment, hapus karakter '#' dan ubah kondisi 'hex' menjadi 'escape'

 bytea_output = 'escape'                 # hex, escape

Kemudian simpan perubahan file postgresql.conf.
Setelah itu restart server PostgreSQL dengan menjalankan perintah berikut:

sudo /etc/init.d/postgresql restart


Setelah restart server seharusnya file hasil generate dari database sudah sesuai dengan file aslinya.

Comments

Popular posts from this blog

Java | Menambahkan Dialog Konfirmasi Sebelum Keluar dari Aplikasi

Kali ini saya ingin berbagi cara sederhana untuk menampilkan dialog konfirmasi sebelum keluar dari aplikasi. Dengan syarat aplikasi yang kita buat harus menggunakan JFrame sebagai frame utama. Langkah-langkah yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut: 1. Ganti property default close operation dari JFrame menjadi DO_NOTHING_ON_CLOSE, value ini dimaksudkan agar ketika button close dari JFrame diklik tidak akan terjadi apa-apa. Sebaliknya jika valuenya adalah EXIT_ON_CLOSE, maka ketika button close dari JFrame diklik maka program akan tertutup. setDefaultCloseOperation(DO_NOTHING_ON_CLOSE); 2. Yang kedua adalah kita harus menambahkan WindowListener pada JFrame. Interface WindowListener memiliki beberapa method terkait event terhadap window (yakni JFrame), namun yang harus kita override hanyalah method windowClosing, method ini akan dipanggil ketika button close diklik.   Sebagai informasi, apabila kita menambahkan WindowListener secara langsung ...

Hardware | Banyak Bersyukur dengan SSD

Seperti yang sudah saya sampaikan pada post sebelumnya, kali ini saya mau membahas upgrade laptop saya ke SSD sebagai "main" hard drive . Saya sudah cukup banyak mendengar mengenai hebatnya kecepatan yang ditawarkan SSD, namun belum mempunyai keinginan untuk upgrade karena ketidaktahuan saya bahwa ada cara untuk memasang SSD ke laptop secara mandiri (*Saya beralih dari PC ke laptop karena adik saya membutuhkan PC saya). Beruntung saya mengikuti feed dari blog Mas Vatih dan menemukan satu artikel menarik mengenai cara memasang SSD di Macbook miliknya. Berbekal info dari post tersebut dan uang tabungan yang cukup, saya memutuskan untuk mencobanya. Saya membeli SSD Crucial MX200 250GB dan HDD Caddy SATA 12.7mm dari JakartaNotebook.com *bukan iklan. Bagi yang belum tahu, HDD Caddy adalah suatu alat yang digunakan untuk memasang hard drive pada slot DVD ROM. Berikut penampakan HDD Caddy HDD Caddy 12.7mm *mirip DVD ROM kan ^^ Perlu diketahui juga bahwa HDD Caddy ...

Bash | Solusi "Warning: remote port forwarding failed for listen port 9000"

Halo Sobat, mohon maaf saya cukup lama hiatus di blog ini. *sok pakai kata hiatus :P Langsung saja saya mau share pengalaman melakukan remote debugging PHP melalui ssh tunnel di port 9000 (standar port xdebug, yap saya menggunakan xdebug untuk debugging aplikasi PHP). Dengan ssh tunnel kita bisa menforward port 9000 dari server yang ada di cloud ke port 9000 di komputer lokal kita, sehingga kita bisa mendebug aplikasi di server melalui IDE/tool debug di komputer lokal. (Saya penyuka PHPStorm, please no IDE war here haha). Namun karena internet yang saya pakai tidak stabil sehingga seringkali ssh tunnel ini freeze di bash window, sehingga saya harus menutup paksa window tersebut. Akibatnya di sisi server, port forwarding masih aktif, jadi ketika saya melakukan tunneling lagi maka akan muncul warning  remote port forwarding failed for listen port 9000. Solusinya adalah kita harus meng-kill proses port forwarding tsb via ssh ke server dengan menjalankan perintah lsof |...